Baru balik dari surabaya nih... kemaren baru duduk jret di mobil Om gw (*yg jemput...) pertanyaan pertama.. "Gimana malaysia?"... ujung2 nya minta kepastian mo kapan seriusnya... (*dalem hati maah serius atuuuh... Omm mana pernah gak seriuuus...)... di airport pas mo balik banyak dapet wejangan dari temen yg baru mo merit bulan maret ntar... intinya... klo dah niat tuh pasti ada ajah jalan rejeki... trus brangkat ngantor... si sita ribut nyampe-in amanaah ayah... gak jauh2 lah topik nya... itu2 juga... nyampe kantor buka email milis pagi2 sekali lagi dapet bacaan beginian... aaarrrggghhh... what is this all about??... huhuhu... gimme a break!!
Pernikahan adalah Sumber Kekayaan
By LiveScience Staff
Survai yang melibatkan 9.000 orang menunjukkan perceraian menurunkan kekayaan seseorang hingga 77 persen. "Cerai menyebabkan menurunnya kekayaan jauh lebih besar daripada sekadar membagi rata harta gono-gini," kata Jay Zagorsky dari Ohio State University.
Penelitian ini dilakukan pada rentang waktu 1985 hingga 2000. Pada tahun 1985, rata-rata usia pasangan yang disurvai antara 21 hingga 28 tahun.
Sebaliknya, pernikahan itu sendiri membuat seseorang lebih kaya daripada sekedar menggabungkan kekayaan kedua pasangan. Setiap orang yang menikah, rata-rata memperoleh jumlah kekayaan dua kali lipat.
Hanya dari faktor pernikahan, tanpa melibatkan faktor lain dalam perhitungan, seseorang meningkat kekayaannya sekitar 4 persen setiap tahun. Temuan tersebut dijelaskan dalam Journal of Sociology.
"Jika Anda benar-benar ingin meningkatkan kekayaan, menikahlah dan pertahankan," kata Zagorsky. Di lain pihak, lanjutnya, hindari perceraian karena akan menurunkan kekayaan.
Setelah bercerai, pria memiliki kekayaan rata-rata 2,5 kali lebih besar daripada wanita. Selisih di antara keduanya rata-rata berkembang menjadi sekitar 5.100 dollar AS saja.
Pada orang yang akhirnya bercerai, kekayaannya terus merosot selama empat tahun menjelang perceraiannya dan mencapai titik terendah pada tahun perceraiannya. Kekayaannya kembali naik perlahan setelah bercerai namun tidak terlalu besar. "Bahkan sekitar sepuluh tahun setelah bercerai, rata-rata kekayaannya di bawah 10 ribu dollar AS," kata Zagorsky.
Menurutnya, penelitian ini bukanlah sebagai pembenaran, tapi paling tidak ada alasan yang dapat menjelaskan. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa hidup bersama membuat pasangan lebih efisien dan pengeluaran lebih murah ketika hidup serumah.
Source: http://www.livescience.com/othernews...riage.html